to lucknow
Kami bangun pagi-pagi untuk mengejar pesawat pagi ke Lucknow, ibu kota Uttar Pradesh.
Ada sebuah health promotion program disana.
Karenanya, saya dibawa ke daerah-daerah pedesaan di Lucknow.
Pesawat kami tertunda satu jam.
Sepertinya, itu urusan yang kerap terjadi. Kesan itu langsung tertangkap dari kecuekan penumpang yang tak merasa keberatan. Seperti sesuatu hal yang lumrah dan rutin, seperti sebuah keniscayaan yang pasti.
Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam. Jarak Delhi ke Lucknow :
Air minum pembukanya, jus jeruk atau air kelapa.
Slanjutnya, breakfast. Non vegetarian atau vegetarian?
Saya pilih non vegetarian. Isinya: sandwich keju, kentang ancur yang digoreng semcama perkedel gitu ;)
plus ikan.Buahnya cukup familiar. pepaya. leci. apel.
-saat penerbangan pulang, buah yang ditawarkan semacam singkong. Putih. Bentuknya batang selebar jari tengah yang gemuk. Tapi yang ini lembut. Kalo digigit, seperti lekat di gigi. Rasanya, manisssss banget. Legit. Sampe berasa ngilu.
Mereka sebut pikkha, or picca? (sori ya kalo salah. udah cek internet tapi lom nemu )
Bandara di Lucknow cukup Cute. Dengan dinding warna merah kecoklatan yang terkesan manis seperti gula-gula.
Tapi, polisi disana cukup strict untuk ngelarang moto-moto. huu..siyal. cuma dapet dikit snapshot. masih lumayan gak disuruh ngapus. soalnya aku jalan di belakang mantan bos bea cukai india. hehe.. plus, barusan moto-moto dia pula. ;)
No comments:
Post a Comment